DMR DI Universitas Negeri Yogyakarta

Perguruan tinggi adalah jenjang pendidikan yang sangat diminati hampir semua orang, oleh sebab itu maka lembaga pendidikan ini semakin berkembang setiap tahunnya. Setiap perguruan tinggi pasti akan memperlihatkan keunggulannya masing-masing, baik itu dari program studi ataupun teknologi-teknologi saat ini.

Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) adalah salah satu contoh dari penerapan teknologi terkini yang dilakukan perguruan tinggi. Universitas yang bertempat di kota gudeg ini telah menggunakan Digital Mark Reader (DMR) dalam melakukan seleksi calon mahasiswa baru. UNY telah menerapkan DMR sejak tahun 2007.

Pendaftar seleksi (Penerimaan Mahasiswa Baru) PMB nonreguler UNY jalur Ujian Tulis gelombang I sebanyak 4870 orang. Sedangkan yang mendaftar lewat jalur Penelusuran Bibit Daerah (PBD) 558 orang. Jumlah pendaftar tahun akademik 2008/2009 ini mengalami peningkatan dari tahun lalu. Tahun 2007/2008 pendaftar jalur ujian tulis 2510 orang dan jalur PBD 682 orang. Bisa dibayangkan betapa banyak LJK yang harus diproses.

Dengan kecepatan dan tingkat keakuratan yang DMR berikan, UNY telah memberikan kepercayaannya kepada DMR untuk memeriksa Lembar Jawaban Komputer (LJK) para calon mahasiswa yang mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa baru.

Hal ini telah membuat DMR menjadi sistem pemeriksa ujian yang handal dan terpercaya, ini dibuktikan dengan volume LJK yang diproses di UNY saja mencapai ribuan lembar, sedangkan untuk skala nasional ketahanan DMR telah teruji dengan mengolah 15 juta lembar LJK UASBN SD/MI 2008.

Leave a Reply